Selamat Datang di Website BP3MI Jawa Tengah   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di Website BP3MI Jawa Tengah

4.538 Calon PMI Ikuti Skill Test UBT Program G to G Korea Selatan di Semarang

Semarang— Sebanyak 4.538 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari 29 provinsi mengikuti skill test Ubiquitous Based Test (UBT) untuk sektor manufaktur dalam skema Government to Government (G to G) ke Korea Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 1–5 November 2025 di Semarang.

Skill test ini merupakan lanjutan dari pelaksanaan ujian bahasa Korea EPS-TOPIK yang telah berlangsung sejak 25 Juli hingga 3 Oktober 2025 dengan total 38.263 peserta. Dari jumlah tersebut, 4.538 orang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahap skill test, terdiri dari 3.553 laki-laki dan 985 perempuan.

Tahapan Penilaian Skill Test

Dalam rangkaian skill test, peserta menjalani beberapa bentuk penilaian, antara lain:

  • Wawancara langsung dengan tim HRD Korea
  • Tes fisik, meliputi kekuatan genggaman dan punggung
  • Uji kemampuan dasar dan keterampilan khusus sesuai ketentuan panitia
  • Penilaian sikap kerja, kemampuan bahasa Korea dasar, dan pemahaman dasar keselamatan kerja

Seluruh tahapan dirancang untuk memastikan peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan fisik dan mental sebelum memasuki dunia kerja di industri manufaktur Korea Selatan.

Apresiasi dan Pesan Motivasi dari KemenP2MI

Direktur Jenderal Penempatan, Ahnas, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah melalui berbagai tahapan hingga sampai ke proses skill test.

“Perjuangan kalian belum berakhir. Tetap fokus dan semangat, karena setelah tahap ini masih ada proses lamaran, persetujuan HRDK, hingga menunggu dipilih oleh pemberi kerja di Korea Selatan,” ujar Ahnas.

Ia menegaskan bahwa kelulusan skill test belum menjamin penempatan langsung, karena masih ada proses administrasi dan seleksi lanjutan dari HRD Korea sebelum peserta masuk ke daftar tunggu (roster).

Sementara itu, Direktur Penempatan Pemerintah, Dyah Rejekiningrum, melihat tingginya minat masyarakat Indonesia untuk bekerja di Korea Selatan sebagai hal yang wajar mengingat peluang yang ditawarkan.

“Kesempatan kerja di Korea Selatan memang luar biasa. Bahkan, lulusan SMP pun bisa memperoleh gaji sekitar Rp 23 juta per bulan. Ini menjadi peluang besar bagi mereka yang mau bekerja keras dan disiplin,” ungkap Dyah.

Semangat Tinggi, Peluang Besar

Dengan antusiasme peserta yang begitu tinggi, pelaksanaan skill test UBT di Semarang berjalan lancar dan tertib. Ribuan peserta ini menjadi bagian dari proses panjang menuju kesempatan bekerja di Korea Selatan di bawah skema resmi G to G.

KemenP2MI terus mendorong agar seluruh calon PMI tetap menjaga komitmen, semangat, serta disiplin hingga seluruh proses tahapan penempatan selesai dilalui

#KemenP2MI
#GtoGKoreaSelatan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Click to listen highlighted text!