Semarang, Kementrian P2MI(24/1) – Biro Organisasi dan SDM Kementrian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia /BP2MI melakukan kunjungan ke kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah dalam rangka Penguatan Kompetensi dan Integritas untuk Pelayanan Prima di Lingkungan BP3MI Jawa Tengah. Kegiatan berlangsung secara luring dan Daring diikuti seluruh Pegawai di lingkungan BP3MI Jawa Tengah.
Kunjungan berlangsung pada hari Jum’at 24 Januari 2025, diawali dengan sambutan dan paparan kondisi kerja di lingkungan BP3MI Jawa Tengah oleh kepala BP3MI Jawa Tengah, Pujiono. dilanjutkan sambutan oleh Staf Khusus Bidang Reformasi Birokrasi serta sambutan dan arahan Kepala Biro Organisasi dan SDM Kementrian P2MI .
Dalam sambutannya, Staf Khusus Bidang RB Bapak Kamaludin menyampaikan pesan dari Menteri Pelindungan PMI bahwa pelayanan pada P2MI harus fast response, cepat tanggap terhadap masalah yang dihadapi oleh PMI serta melayani dengan setulus hati karena pelayanan yang diberikan di Kementerian ini menyangkut hidup orang lain (PMI). Beliau juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan seluruh proses administrasi yang dilakukan di P2MI akan diterapkan secara digital, untuk menghindari korupsi serta menyederhanakan alur yang selama ini panjang dalam melaksanakan pelayanan terhadap PMI.
Pada kegiatan ini, Kepala Biro Organisasi dan SDM menyampaikan penjelasan singkat terkait paradigma pemerintahan yang selama ini dialami birokrasi di Indonesia. Di mana selama ini birokrasi yang ada di Indonesia cenderung menghambat dan membuat pelayanan berbelit-belit. Namun setelah adanya new publik servis pelayanan publik menjadi lebih cepat, responsive dan masyarakat dapat mengukur pelayanan publik yang diterima. Paradigma New Publik servis ini, saat ini yang ingin diterapkan oleh Kementerian PAN-RB dalam pemerintahan Indonesia. Berdasarkan penilaian Kementerian PAN-RB, BP3MI Jawa Tengah mendapat nilai A sehingga BP3MI Jawa Tengah dinilai sudah menerapkan new public service dalam pelayananannya. Beliau juga menyampaikan beberapa hal yang menjadi atensi Presiden dalam menjalankan pemerintahan, yakni antara lain program yang ada di pemerintah merupakan program yang diharapkan dapat membuka lapangan kerja, efisiensi dalam penggunaan anggaran untuk acara seremonial seperti sosialisasi, FGD perlu dikurangi untuk mengurangi beban APBN serta anggaran selayaknya digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat, terkahir himbauan Presiden yakni untuk menghindari korupsi, narkoba dan judi online. Sebagai tambahan Kepala Biro Organisasi dan SDM menyampaikan bahwa dalam waktu dekan yakni antara tanggal 16 s.d. 22 Februari rencananya akan diadakan retret bagi Kepala Balai untuk meningkatkan kepemimpinan, integritas, kekompakan dalam mencapai visi misi Kementerian P2MI, dilaksanakan di Pusdikder Cimahi Bandung. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini Biro OSDM sedang mengklasifikasikan UPP yang ada di Kementerian P2MI, dan penilaian UPP untuk meningkatkan status layanan UPP menjadi balai besar setingkat eselon II b dan loka. Dalam kajian balai besar nantinya akan terdiri dari 3 kepala bagian, yakni tata usaha, pelindungan, penempatan dan promosi.
Pada kesempatan ini, diberikan pula penghargaan kepada BP3MI Jawa Tengah yang mendapat Nilai BAIK dalam Kategori Pelayanan Prima serta Pelayanan kepada Kelompok Rentan. Kedua penghargaan tersebut membuktikan bahwa BP3MI Jawa Tengah telah menerapkan budaya pelayanan prima kepada seluruh CPMI/PMI tanpa terkecuali.





