Selamat Datang di Website BP3MI Jawa Tengah   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di Website BP3MI Jawa Tengah

BP3MI Jawa Tengah Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kehumasan, Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital

Surakarta, 11 Mei 2025 — Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kehumasan pada tanggal 10–11 Mei 2025 di Hotel Solia, Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari jajaran kehumasan dan perwakilan pegawai dari unit pelayanan di daerah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Staf Khusus Bidang Manajemen Media dan Komunikasi Strategis, Bapak Iddion Moksa Tua Hutasoit, S.IP., serta Kepala BP3MI Jawa Tengah, Bapak Pujiono, S.H., M.H. beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Kepala BP3MI Jawa Tengah, Pujiono, menyampaikan pentingnya peran kehumasan dalam mendukung pelayanan publik. “Kita memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan personal branding agar masyarakat semakin percaya dan terbantu dengan kehadiran kita. Kolaborasi dengan pegawai di daerah seperti P4MI, LTSA, dan MPP sangat penting sebagai kontributor konten kepada tim kehumasan di BP3MI Jawa Tengah,” ujar beliau.

Pujiono juga mendorong seluruh peserta untuk tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang, tetapi justru sebagai pemicu kreativitas dalam menciptakan konten yang menarik dan bermanfaat. “Dengan kreativitas yang terus diasah, kita bisa meningkatkan kualitas media sosial dan menghadirkan informasi yang berguna bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bapak Iddion Moksa Tua Hutasoit menekankan bahwa media sosial kini menjadi alat strategis komunikasi publik. “Media sosial bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan kritis. Ia bukan hanya untuk didengar, tapi juga untuk mendengar masyarakat,” ungkapnya.

Beliau juga memperkenalkan prinsip strategi komunikasi DRAGONS, yakni:

  • Dialogue – Berdialog aktif
  • Relatable – Dekat dengan realitas audiens
  • Authentic – Jujur dan asli
  • Giving Value – Memberi manfaat
  • Opinion – Mengajak opini terbuka
  • Niche – Fokus pada segmen tertentu
  • Sales – Menjual kebijakan melalui konten menarik

Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko media sosial seperti hoaks dan kritik viral. Untuk itu, dibutuhkan respons cepat, kerja sama dengan organisasi anti-hoaks, dan pendekatan yang profesional. “Tanpa strategi digital yang kuat, kementerian akan tertinggal dalam tugasnya melindungi dan melayani masyarakat, terutama para PMI,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kehumasan di lingkungan BP3MI Jawa Tengah, dengan harapan mendorong keterlibatan aktif seluruh jajaran dalam menghadirkan informasi publik yang berkualitas, inspiratif, dan relevan.


#BP3MIJateng
#ResponCepatTepatDanSmart


Jika kamu ingin versi cetak PDF atau versi yang siap diunggah ke website WordPress, saya bisa bantu juga.

4o

Surakarta, 11 Mei 2025 — Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kehumasan pada tanggal 10–11 Mei 2025 di Hotel Solia, Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari jajaran kehumasan dan perwakilan pegawai dari unit pelayanan di daerah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Staf Khusus Bidang Manajemen Media dan Komunikasi Strategis, Bapak Iddion Moksa Tua Hutasoit, S.IP., serta Kepala BP3MI Jawa Tengah, Bapak Pujiono, S.H., M.H. beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Kepala BP3MI Jawa Tengah, Pujiono, menyampaikan pentingnya peran kehumasan dalam mendukung pelayanan publik. “Kita memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan personal branding agar masyarakat semakin percaya dan terbantu dengan kehadiran kita. Kolaborasi dengan pegawai di daerah seperti P4MI, LTSA, dan MPP sangat penting sebagai kontributor konten kepada tim kehumasan di BP3MI Jawa Tengah,” ujar beliau.

Pujiono juga mendorong seluruh peserta untuk tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang, tetapi justru sebagai pemicu kreativitas dalam menciptakan konten yang menarik dan bermanfaat. “Dengan kreativitas yang terus diasah, kita bisa meningkatkan kualitas media sosial dan menghadirkan informasi yang berguna bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bapak Iddion Moksa Tua Hutasoit menekankan bahwa media sosial kini menjadi alat strategis komunikasi publik. “Media sosial bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan kritis. Ia bukan hanya untuk didengar, tapi juga untuk mendengar masyarakat,” ungkapnya.

Beliau juga memperkenalkan prinsip strategi komunikasi DRAGONS, yakni:

  • Dialogue – Berdialog aktif
  • Relatable – Dekat dengan realitas audiens
  • Authentic – Jujur dan asli
  • Giving Value – Memberi manfaat
  • Opinion – Mengajak opini terbuka
  • Niche – Fokus pada segmen tertentu
  • Sales – Menjual kebijakan melalui konten menarik

Lebih lanjut, beliau mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko media sosial seperti hoaks dan kritik viral. Untuk itu, dibutuhkan respons cepat, kerja sama dengan organisasi anti-hoaks, dan pendekatan yang profesional. “Tanpa strategi digital yang kuat, kementerian akan tertinggal dalam tugasnya melindungi dan melayani masyarakat, terutama para PMI,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kehumasan di lingkungan BP3MI Jawa Tengah, dengan harapan mendorong keterlibatan aktif seluruh jajaran dalam menghadirkan informasi publik yang berkualitas, inspiratif, dan relevan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Click to listen highlighted text!